Kelebihan dan Kekurangan Semen Instan atau Mortar

Kelebihan dan Kekurangan Semen Instan atau Mortar. Salah satu bahan konstruksi yang sangat penting digunakan dalam proses pembuatan suatu bangunan adalah semen. Semen biasa dalam prakteknya membutuhkan proses lain agar bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Semen Instan
Semen Instan

Baca juga artikel lain di : https://azmansadulloh.blog.institutpendidikan.ac.id/

Proses yang dibutuhkan seperti pengayakan pasir membutuhkan tambahan waktu yang tidak sedikit untuk menghasilkan semen yang berfungsi sempurna. Untuk mempermudah proses penggunaannya, lahirlah sebuah produk hasil inovasi teknologi terbaru yaitu semen yang bisa langsung digunakan tanpa melalui proses di atas terlebih dahulu.

Mortar dibuat dari beberapa campuran bahan seperti filter, pasir, dan aditif dengan bahan utama yaitu semen dan diproduksi dengan komposisi tertentu. Saat ini, banyak yang memilih untuk menggunakan mortar dibanding semen biasa atau konvensional. Walaupun terlihat lebih baik dan memiliki beberapa kelebihan, mortar juga memiliki kekurangan.

Berikut kelebihan dan kekurangan semen instan yang perlu Anda ketahui.

Pertama akan dibahas kelebihan mortar yang bisa Anda bandingkan dengan semen konvensional.

Praktis dan Mudah Digunakan

Untuk mendapatkan konsistensi yang diinginkan, cukup menambahkan air pada mortar lalu diaduk kemudian bisa langsung diaplikasikan sesuai fungsi yang diinginkan. Berbeda dengan semen konvensional yang memerlukan pasir yang diayak terlebih dahulu dan proses lainnya uang cukup memakan waktu dan cenderung lebih sulit.

Hemat Waktu dan Biaya

Harga mortar memang terbilang lebih mahal dari semen biasa karena mengandung beberapa bahan lain. Namun, jika dihitung dengan biaya keseluruhan dari sudut efisiensi pemakaian dan waktu, maka biaya yang dikeluarkan untuk mortar cenderung menjadi lebih murah.

Mudah Disimpan

Mortar memang dikemas menggunakan sak seperti halnya semen konvensional. Akan tetapi, bahan campuran lain seperti pasir membuatnya tidak mudah disimpan.

Selanjutnya, ada beberapa kekurangan mortar yang perlu Anda ketahui.

Harga yang Terkesan Mahal

Dilihat dari harga, memang semen instan memiliki harga yang lebih mahal dibanding semen biasa. Walaupun disebabkan oleh beberapa komposisi yang terpisah di semen konvensional tetapi disatukan di mortar, tetap saja ada sebagian orang yang menganggap harganya lebih mahal.

Distribusi yang Terbatas

Produsen bahan bangunan masih terhitung sedikit yang memproduksi mortar sehingga tidak semua daerah bisa dengan mudah mendapatkannya.

Tidak Bisa Dimodifikasi

Komposisi yang sudah dipatok dan tidak bisa diubah membuat mortar tidak disukai sebagian tukang bangunan.

Demikianlah kelebihan dan kekurangan dari mortar yang bisa Anda pertimbangkan sehingga nantinya Anda tidak salah memutuskan semen jenis apa yang cocok dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Pada dasarnya setiap jenis semen memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda bisa memilih semen jenis mana yang paling Anda sukai, semen konvensional atau semen instan. Namun, teknologi dikembangkan memang untuk memudahkan manusia mengerjakan aktivitasnya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya Anda menggunakan semen jenis terbaru ini untuk membandingkan manfaatnya dengan semen konvensional yang Anda gunakan sebelumya.